Selamat datang di dunia WordPress! Bagi pemilik situs WordPress, langkah awal yang tak bisa ditawar untuk mengelola, mengedit, atau mempublikasikan konten adalah dengan melakukan login ke dashboard admin WordPress Anda. Tanpa akses ini, ibaratnya Anda tak punya kunci rumah; Anda tak akan bisa melakukan apa pun di situs Anda, mulai dari menulis postingan blog baru, menginstal plugin, hingga mengubah tampilan tema.
Mungkin terdengar sepele, namun tak sedikit pengguna baru atau bahkan yang sudah berpengalaman kelabakan menghadapi kendala. Entah lupa kata sandi, bingung di mana alamat loginnya, atau terkendala teknis lain. Tenang saja, panduan lengkap ini hadir untuk menuntun Anda memahami setiap aspek dari proses login admin WordPress, dari yang paling dasar hingga solusi untuk masalah umum.
Di sini, kita akan mengupas tuntas cara mengakses area admin, apa yang mesti dilakukan saat lupa detail login, hingga kiat-kiat jitu untuk membentengi keamanan akun Anda. Siap? Yuk, kita mulai!
Memahami Halaman Login Admin WordPress
Sebelum jauh melangkah ke tata cara login, ada baiknya kita berkenalan dulu dengan ‘pintu gerbang’ utama situs Anda: halaman login admin WordPress. Inilah kunci kendali penuh atas situs web Anda.
URL Default Login WordPress
Secara default, halaman login admin WordPress Anda biasanya bisa diakses lewat beberapa alamat URL standar. Ini sangat penting untuk diketahui, terutama bagi Anda yang baru terjun atau kadang lupa ‘jalan pulang’ ke dashboard.
Coba salah satu URL berikut ini, cukup tambahkan di belakang nama domain situs Anda:
www.namadomainanda.com/wp-admin/www.namadomainanda.com/wp-login.php
Sebagai ilustrasi, bila situs Anda adalah www.contohblog.com, maka Anda bisa masuk ke halaman login melalui www.contohblog.com/wp-admin/ atau www.contohblog.com/wp-login.php. Tak perlu bingung, keduanya akan membawa Anda ke tempat yang sama.
Elemen-elemen Halaman Login
Halaman login WordPress dirancang sangat sederhana, biasanya hanya berisi beberapa elemen penting berikut:
- Kolom Username atau Alamat Email: Di sinilah Anda memasukkan nama pengguna atau alamat email yang terdaftar untuk akun admin Anda.
- Kolom Kata Sandi (Password): Tempat Anda mengetikkan kata sandi yang sesuai.
- Opsi “Ingat Saya”: Kotak centang ini memungkinkan peramban Anda mengingat detail login, sehingga Anda tak perlu memasukkannya setiap kali.
- Tautan “Lupa Kata Sandi Anda?”: Tautan penyelamat ini sangat berguna jika ingatan Anda sedang buntu.
- Tombol “Log Masuk”: Tombol yang Anda klik untuk menyelesaikan proses login.
Dengan memahami fungsi tiap elemen ini, proses login Anda akan terasa jauh lebih mulus dan efisien.
Pentingnya Mengingat URL Login
Meski ada URL default, tak sedikit pemilik situs yang sengaja mengubah alamat login demi alasan keamanan. Oleh karena itu, mencatat atau selalu mengingat URL login situs WordPress Anda adalah keharusan mutlak. Jika sampai lupa, Anda mungkin harus bersusah payah mencari jalan lain untuk masuk, yang tentu saja lebih rumit.
Baca Juga: Cara Install Plugin WordPress Mudah untuk Pemula | Pusatweb.id
Langkah-Langkah Login Admin WordPress Standar
Proses masuk ke dashboard admin WordPress sebetulnya sangat gampang, asalkan Anda sudah pegang semua detail yang dibutuhkan. Mari ikuti langkah-langkah sistematis ini:
Mengakses Halaman Login
Buka peramban web kesayangan Anda (sebut saja Chrome, Firefox, atau Safari), lalu ketikkan URL login WordPress Anda. Seperti yang sudah kita bahas, biasanya alamatnya adalah www.namadomainanda.com/wp-admin/ atau www.namadomainanda.com/wp-login.php. Tekan Enter, dan voila, Anda akan langsung diantar ke halaman login.
Memasukkan Username atau Email
Begitu tiba di halaman login, Anda akan menjumpai kolom berlabel “Nama Pengguna atau Alamat Email”. Nah, di sinilah Anda harus memasukkan nama pengguna (username) atau alamat email yang sudah terdaftar untuk akun admin WordPress Anda. Ingat, pastikan tidak ada salah ketik sedikit pun, ya, agar proses login berjalan mulus.
Memasukkan Kata Sandi (Password)
Setelah mengisi username atau email, geser pandangan Anda ke kolom “Kata Sandi”. Ketikkan kata sandi yang tepat untuk akun Anda. Penting diingat, kata sandi itu case-sensitive, alias huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Jadi, cek lagi tombol Caps Lock Anda, jangan sampai aktif tanpa sengaja.
Opsi “Ingat Saya” (Remember Me)
Tepat di bawah kolom kata sandi, ada kotak centang bertuliskan “Ingat Saya”. Bila Anda mencentang opsi ini, WordPress akan menanam cookie di peramban Anda. Hasilnya? Anda bisa tetap login selama periode tertentu (biasanya beberapa hari atau minggu) tanpa harus repot memasukkan kredensial lagi. Ini memang praktis jika Anda memakai komputer pribadi, tapi sangat tidak dianjurkan bila Anda menggunakan komputer umum atau berbagi komputer, demi keamanan akun Anda.
Setelah semua kolom terisi dengan sempurna, klik tombol “Log Masuk”. Jika semua kredensial yang Anda masukkan sudah benar, sekejap saja Anda akan langsung diantar menuju dashboard admin WordPress Anda.
Baca Juga: Cara Membuat Toko Online WordPress (Panduan Lengkap)
Mengatasi Lupa Kata Sandi (Password) WordPress
Lupa kata sandi? Ini adalah ‘musuh’ bebuyutan yang paling sering dihadapi pengguna. Tapi jangan khawatir, WordPress sudah menyediakan jalan keluar yang mudah.
Menggunakan Fitur “Lupa Kata Sandi Anda?”
Jika suatu ketika Anda lupa kata sandi, tak perlu panik atau pusing tujuh keliling. Cukup perhatikan di bawah tombol “Log Masuk” pada halaman login, di sana ada tautan “Lupa kata sandi Anda?”. Langsung saja klik tautan sakti ini.
Anda akan dibawa ke halaman khusus yang meminta Anda memasukkan nama pengguna atau alamat email yang terhubung dengan akun Anda. Setelah terisi, klik tombol “Dapatkan Kata Sandi Baru”.
Reset Password Melalui Email
Begitu Anda memasukkan username atau email dan mengklik “Dapatkan Kata Sandi Baru”, WordPress akan segera mengirimkan email ke alamat yang terdaftar pada akun Anda. Email ini istimewa, karena di dalamnya terdapat tautan unik untuk mereset kata sandi Anda.
Segera buka kotak masuk email Anda, cari email dari WordPress (jangan lupa intip folder Spam juga jika tak ada di kotak masuk utama), lalu klik tautan reset. Anda akan diantar ke halaman baru untuk menciptakan kata sandi baru yang kuat. Ingat, simpan baik-baik kata sandi baru ini di tempat yang aman!
Reset Password Melalui cPanel/phpMyAdmin (Lanjutan)
Dalam skenario yang lebih pelik, misalnya Anda juga lupa alamat email yang terdaftar atau email reset tak kunjung tiba, ada cara lain yang bisa ditempuh: mereset kata sandi secara manual melalui cPanel dan phpMyAdmin. Metode ini memang sedikit lebih teknis dan mensyaratkan Anda punya akses ke panel kontrol hosting.
- Login ke cPanel: Akses cPanel hosting Anda.
- Akses phpMyAdmin: Cari dan klik ikon phpMyAdmin di cPanel.
- Pilih Database WordPress: Di sisi kiri, pilih database yang digunakan oleh instalasi WordPress Anda (biasanya memiliki awalan
wp_). - Cari Tabel
wp_users: Klik pada tabelwp_users. - Edit Pengguna Admin: Cari baris yang berisi username admin Anda dan klik tombol “Edit”.
- Ubah Kata Sandi: Di kolom
user_pass, pilih fungsi MD5 dari dropdown, lalu masukkan kata sandi baru Anda di kolom “Value”. - Simpan Perubahan: Klik tombol “Go” atau “Simpan”.
Voila! Kata sandi Anda kini telah berhasil direset. Anda bisa kembali ke halaman login WordPress dan mencoba masuk dengan kata sandi baru yang sudah dibuat.
Baca Juga: Integrasi Pembayaran Toko Online WordPress Mudah & Efisien
Tips Keamanan untuk Halaman Login WordPress Anda
Keamanan, tak bisa dimungkiri, adalah pilar utama dalam mengelola sebuah situs web. Halaman login admin WordPress seringkali menjadi incaran empuk para peretas. Untuk membentengi situs Anda, berikut beberapa kiat jitu yang bisa Anda terapkan:
Gunakan Kata Sandi yang Kuat
Ini adalah pondasi utama keamanan. Kata sandi yang kokoh sebaiknya memiliki minimal 12 karakter, merupakan perpaduan huruf besar dan kecil, angka, serta simbol. Jauhi penggunaan informasi pribadi yang mudah ditebak seperti tanggal lahir atau nama hewan peliharaan. Jika perlu, manfaatkan pengelola kata sandi untuk membantu Anda menciptakan dan menyimpan kata sandi yang kuat.
Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA)
Autentikasi Dua Faktor (2FA) adalah benteng tambahan yang sangat ampuh. Setelah Anda memasukkan username dan kata sandi, Anda akan diminta untuk memasukkan kode verifikasi dari perangkat kedua (misalnya, ponsel Anda lewat aplikasi autentikator). Metode ini menjadikan akun Anda jauh lebih sulit ditembus oleh pihak tak bertanggung jawab, bahkan seandainya mereka berhasil mengendus kata sandi Anda.
Batasi Upaya Login
Brute-force attack adalah taktik peretas yang mencoba menebak kata sandi Anda berkali-kali tanpa henti. Anda bisa memasang plugin keamanan WordPress seperti Wordfence atau iThemes Security yang memungkinkan Anda mengatur batasan jumlah percobaan login yang gagal dalam rentang waktu tertentu. Jika batas itu terlampaui, alamat IP si pelaku akan langsung diblokir, entah sementara atau permanen.
Ubah URL Login Default
Mengganti URL login default (/wp-admin/ atau /wp-login.php) dengan sesuatu yang unik dan tak terduga adalah langkah cerdas untuk menyamarkan ‘pintu belakang’ dashboard Anda dari serangan peretas otomatis. Banyak plugin keamanan yang menyediakan fitur ini, contohnya WPS Hide Login. Anda bisa mengubahnya, misalnya, menjadi www.namadomainanda.com/masuk-admin/.
Baca Juga: Kelebihan Toko Online Pakai WordPress: Panduan Lengkap
Memecahkan Masalah Umum Saat Login WordPress
Tak jarang, di tengah upaya login, Anda mungkin terbentur masalah lain. Berikut beberapa skenario umum dan jalan keluarnya:
Error “Cookies Blocked”
Apabila Anda menjumpai pesan error berbunyi “Cookies are blocked or not supported by your browser. You must enable cookies to use WordPress,” itu pertanda peramban Anda memblokir cookie vital yang dibutuhkan WordPress untuk sesi login. Jangan khawatir, berikut solusinya:
- Aktifkan Cookie: Periksa pengaturan peramban Anda dan pastikan cookie diizinkan untuk situs Anda.
- Hapus Cache dan Cookie: Terkadang, cookie yang rusak bisa menyebabkan masalah. Coba hapus cache dan cookie peramban Anda.
- Ganti Peramban: Jika masalah berlanjut, coba login menggunakan peramban web yang berbeda.
Error “Terlalu Banyak Upaya Login”
Pesan ini umumnya muncul jika Anda memasang plugin keamanan yang membatasi jumlah percobaan login. Jika Anda atau orang lain berulang kali mencoba masuk dengan kredensial yang keliru, ada kemungkinan alamat IP Anda telah diblokir. Berikut solusinya:
- Tunggu Beberapa Waktu: Tunggu hingga periode blokir selesai (biasanya 15-30 menit).
- Hubungi Penyedia Hosting: Jika blokir bersifat permanen atau Anda tidak bisa menunggu, hubungi dukungan hosting Anda untuk meminta mereka membuka blokir IP Anda.
- Nonaktifkan Plugin Keamanan via FTP: Jika Anda memiliki akses FTP, Anda bisa menonaktifkan plugin keamanan yang menyebabkan masalah dengan mengganti nama foldernya di
wp-content/plugins/.
Halaman Putih Kosong (White Screen of Death)
Jika setelah mencoba login Anda justru disambut oleh halaman putih polos, inilah yang sering disebut “White Screen of Death” (WSoD), biasanya akibat kesalahan pada PHP. Berikut solusinya:
- Nonaktifkan Plugin: Akses situs Anda via FTP dan coba nonaktifkan semua plugin dengan mengganti nama folder
pluginsdiwp-content/menjadiplugins_old. Jika situs kembali normal, aktifkan plugin satu per satu untuk menemukan yang bermasalah. - Beralih ke Tema Default: Mirip dengan plugin, tema yang rusak juga bisa menyebabkan WSoD. Ganti nama folder tema aktif Anda di
wp-content/themes/untuk mengaktifkan tema default WordPress. - Periksa Log Error: Aktifkan mode debug WordPress atau periksa log error di cPanel hosting Anda untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai sumber masalah.
Masalah Plugin atau Tema
Tak jarang, plugin atau tema yang baru saja Anda pasang atau perbarui bisa memicu konflik yang membuat Anda tak bisa login. Jika Anda baru saja melakukan instalasi atau pembaruan dan tiba-tiba kesulitan masuk, kemungkinan besar itulah biang keladinya. Solusinya serupa dengan penanganan WSoD: nonaktifkan plugin atau ganti tema via FTP untuk mengidentifikasi dan membereskan masalahnya.
Baca Juga: Tema Toko Online WordPress Gratis Terbaik untuk Bisnis Anda
Mengakses Admin WordPress Melalui cPanel/phpMyAdmin (Alternatif)
Dalam situasi darurat, saat Anda benar-benar tak bisa masuk lewat antarmuka WordPress standar, jangan putus asa. Anda masih bisa memanfaatkan cPanel atau panel kontrol hosting Anda sebagai jalur alternatif.
Login ke cPanel Hosting Anda
Langkah pertama yang harus Anda ambil adalah masuk ke cPanel atau panel kontrol hosting Anda (seperti Plesk, DirectAdmin, dan lain-lain). Detail login ini umumnya sudah diberikan oleh penyedia hosting Anda ketika pertama kali mendaftar. Bila lupa, jangan sungkan untuk menghubungi tim dukungan hosting Anda.
Menggunakan phpMyAdmin untuk Reset Password
Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, phpMyAdmin memungkinkan Anda untuk mereset kata sandi admin langsung di dalam database. Ini adalah metode yang sangat ampuh jika semua cara lain sudah mentok.
- Setelah login ke cPanel, cari dan klik ikon “phpMyAdmin”.
- Di sisi kiri phpMyAdmin, pilih database WordPress Anda.
- Cari tabel
wp_users(prefixwp_bisa berbeda, misalnyawp_a1b2_users). - Temukan baris untuk pengguna admin Anda, klik “Edit”.
- Di kolom
user_pass, pilih “MD5” dari dropdown fungsi, lalu masukkan kata sandi baru Anda di kolom “Value”. - Klik “Go” atau “Simpan”.
Setelah langkah ini, Anda bisa langsung mencoba login ke WordPress dengan kata sandi baru yang sudah Anda buat.
Mengubah Username Melalui phpMyAdmin
Jika Anda sampai lupa username dan tak bisa meresetnya lewat email, Anda masih punya opsi untuk mengubahnya melalui phpMyAdmin:
- Ikuti langkah 1-3 di atas untuk mengakses tabel
wp_users. - Temukan baris untuk pengguna admin Anda, klik “Edit”.
- Di kolom
user_login, Anda dapat melihat username Anda. Anda juga bisa mengubahnya di sini jika diperlukan. - Klik “Go” atau “Simpan”.
Metode ini memang memberi Anda kendali penuh atas database, oleh karena itu, berhati-hatilah saat melakukan perubahan. Sangat disarankan untuk selalu membuat cadangan (backup) database sebelum melakukan modifikasi langsung.
Baca Juga: CDN untuk WordPress: Tingkatkan Kecepatan & Kinerja Website
Mengenal Peran Pengguna (User Roles) di WordPress
WordPress memiliki sistem peran pengguna yang layaknya hierarki, menentukan tingkat akses dan kemampuan tiap akun di dalam dashboard admin. Memahami hal ini sangat krusial, terutama jika Anda mengelola situs dengan banyak kontributor.
Administrator
Peran Administrator adalah ‘raja’ atau ‘ratu’ dengan hak akses paling tinggi. Pengguna dengan peran ini memegang kendali penuh atas situs WordPress, meliputi:
- Menginstal dan menghapus plugin serta tema.
- Mengelola semua postingan, halaman, dan komentar.
- Mengelola pengguna lain, termasuk menambahkan, menghapus, dan mengubah peran mereka.
- Mengubah pengaturan situs secara keseluruhan.
Idealnya, hanya ada satu atau sangat sedikit akun Administrator untuk meminimalkan potensi risiko keamanan.
Editor, Author, Contributor, Subscriber
Selain Administrator, ada juga peran-peran lain dengan hak akses yang lebih terbatas, disesuaikan untuk berbagai jenis kontributor:
- Editor: Dapat menerbitkan dan mengelola postingan serta halaman mereka sendiri dan orang lain. Mereka juga dapat memoderasi komentar.
- Author (Penulis): Dapat menulis, mengedit, dan menerbitkan postingan mereka sendiri.
- Contributor (Kontributor): Dapat menulis dan mengedit postingan mereka sendiri, tetapi tidak dapat menerbitkannya. Postingan mereka harus ditinjau oleh Editor atau Administrator.
- Subscriber (Pelanggan): Hanya dapat mengelola profil mereka sendiri dan membaca konten yang dilindungi.
Ketika Anda login admin WordPress, Anda akan masuk ke dashboard dengan hak akses yang sesuai dengan peran Anda.
Pentingnya Peran Pengguna
Memanfaatkan peran pengguna yang tepat adalah kunci penting untuk keamanan dan efisiensi manajemen situs. Dengan memberikan hak akses sesuai porsinya, Anda dapat meminimalkan risiko perubahan yang tak disengaja atau akses ilegal ke area-area sensitif situs Anda.
Baca Juga: Cara Mempercepat Website WordPress: Panduan Lengkap & Praktis
Praktik Terbaik Setelah Berhasil Login Admin WordPress
Setelah Anda sukses menembus gerbang dashboard admin WordPress, ada beberapa praktik terbaik yang sebaiknya Anda terapkan secara rutin untuk menjaga situs Anda tetap prima dan aman.
Perbarui WordPress, Plugin, dan Tema
Ini adalah salah satu ‘amanat’ terpenting. WordPress, plugin, dan tema secara berkala menerima pembaruan yang mencakup perbaikan keamanan, peningkatan kinerja, hingga fitur-fitur baru. Selalu perbarui komponen-komponen ini sesegera mungkin begitu pembaruan tersedia. Menunda pembaruan sama saja dengan membuka celah keamanan yang potensial.
Anda akan melihat notifikasi pembaruan di dashboard Anda (biasanya berupa ikon lingkaran dengan angka di samping menu “Pembaruan” atau di atas menu “Plugin” dan “Tema”).
Lakukan Backup Rutin
Meskipun Anda sudah berhasil masuk, jangan lupa bahwa musibah bisa datang kapan saja. Entah itu kesalahan manusia, masalah pada hosting, atau serangan siber. Memiliki cadangan (backup) situs Anda adalah jaring pengaman terakhir yang tak ternilai harganya. Manfaatkan plugin backup WordPress seperti UpdraftPlus atau VaultPress, atau layanan backup yang disediakan oleh penyedia hosting Anda.
Pastikan cadangan Anda tersimpan di lokasi yang aman dan terpisah dari server utama Anda, misalnya di Google Drive atau Dropbox.
Pantau Keamanan Situs
Setelah login, ada baiknya Anda meluangkan waktu untuk memantau segala aktivitas yang mencurigakan. Gunakan plugin keamanan yang tak hanya membatasi upaya login, tetapi juga memindai malware, mengawasi perubahan file, dan menyajikan laporan keamanan. Langkah ini akan membantu Anda mendeteksi dan merespons ancaman dengan sigap.
Baca Juga: Cara Mengamankan WordPress: Panduan Lengkap Anti-Hack
Pentingnya Logout dari Admin WordPress
Sama pentingnya dengan proses login, melakukan logout dari dashboard admin WordPress juga merupakan praktik keamanan yang tak boleh Anda sepelekan.
Mengapa Logout Itu Penting
Ketika Anda selesai berkutat dengan situs Anda, logout adalah penutup yang memastikan sesi Anda berakhir sempurna. Jika Anda tidak logout, sesi Anda bisa jadi tetap aktif di peramban, apalagi jika Anda sempat mencentang “Ingat Saya”. Ini berisiko besar bila:
- Anda menggunakan komputer publik atau berbagi komputer.
- Seseorang mendapatkan akses fisik ke komputer Anda saat Anda pergi.
- Terjadi kebocoran data di peramban atau sistem operasi Anda.
Logout adalah langkah yang terkesan sederhana, namun sangat efektif untuk membentengi situs Anda dari akses tak berizin.
Cara Melakukan Logout
Proses logout ini semudah membalik telapak tangan:
- Arahkan kursor mouse Anda ke nama pengguna Anda di sudut kanan atas layar dashboard WordPress.
- Sebuah menu dropdown akan muncul.
- Klik pada opsi “Keluar” (atau “Log Out”).
Anda akan segera diantar kembali ke halaman login atau halaman depan situs Anda, sebagai konfirmasi bahwa Anda telah sukses logout.
Tips Tambahan
Jika Anda kebetulan lupa logout di komputer umum, ada triknya: coba login dari perangkat lain, lalu cari opsi untuk logout dari semua sesi di profil pengguna Anda (jika disediakan oleh plugin keamanan yang terpasang).
Kesimpulan
Mengakses dashboard admin WordPress adalah pondasi utama bagi setiap aktivitas pengelolaan situs Anda. Dengan memahami seluk-beluk URL login, langkah-langkah memasukkan kredensial, serta solusi jitu untuk masalah umum seperti lupa kata sandi, Anda bisa memastikan pengalaman yang mulus dan bebas hambatan.
Ingat baik-baik, keamanan adalah prioritas nomor satu. Selalu gunakan kata sandi yang kuat bak baja, pertimbangkan untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor, dan pastikan Anda memperbarui WordPress beserta semua komponennya secara rutin. Praktik-praktik ini tak hanya melindungi situs Anda dari ancaman, tetapi juga menjaga performanya tetap di puncak.
Dengan panduan lengkap ini, Anda kini memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang cara login admin WordPress dan bagaimana menjaga keamanan akses Anda. Kini, kelola situs Anda dengan penuh percaya diri dan fokuslah pada pengembangan konten berkualitas!
FAQ
URL default untuk login admin WordPress biasanya adalah www.namadomainanda.com/wp-admin/ atau www.namadomainanda.com/wp-login.php. Ganti namadomainanda.com dengan nama domain situs web Anda yang sebenarnya.
Jika Anda lupa kata sandi, gunakan tautan "Lupa kata sandi Anda?" di halaman login untuk meresetnya via email. Jika Anda juga lupa username atau email tidak terkirim, Anda bisa meresetnya secara manual melalui phpMyAdmin di cPanel hosting Anda.
Mencentang "Ingat Saya" memang praktis karena Anda tidak perlu memasukkan kredensial setiap kali. Namun, ini tidak aman jika Anda memakai komputer umum atau berbagi komputer dengan orang lain. Hanya centang opsi ini jika Anda adalah satu-satunya pengguna komputer pribadi Anda.
Ada beberapa kemungkinan penyebab, di antaranya: masalah cookie peramban, plugin keamanan yang memblokir alamat IP Anda karena terlalu banyak percobaan login yang gagal, konflik plugin/tema yang memicu White Screen of Death (WSoD), atau bahkan masalah pada server hosting. Coba hapus cache dan cookie, nonaktifkan plugin via FTP, atau hubungi penyedia hosting Anda.
Ya, Anda bisa mengubah URL login WordPress default. Ini adalah praktik keamanan yang baik untuk menyembunyikan pintu masuk ke dashboard Anda dari peretas otomatis. Anda dapat menggunakan plugin keamanan seperti WPS Hide Login atau iThemes Security untuk melakukannya.


